Selasa, 12 April 2011

Suku Dayak Dikalimantan

Suku Dayak adalah suku asli Kalimantan yang hidup berkelompok yang tinggal di pedalaman, di gunung, dan sebagainya. Kata Dayak itu sendiri sebenarnya diberikan oleh orang-orang Melayu yang datang ke Kalimantan. Orang-orang Dayak sendiri sebenarnya keberatan memakai nama Dayak, sebab lebih diartikan agak negatif. Padahal, semboyan orang Dayak adalah “Menteng Ueh Mamut”, yang berarti seseorang yang memiliki kekuatan gagah berani, serta tidak kenal menyerah atau pantang mundur.
ASAL MULA
Pada tahun (1977-1978) saat itu, benua Asia dan pulau Kalimantan yang merupakan bagian nusantara yang masih menyatu, yang memungkinkan ras mongoloid dari asia mengembara melalui daratan dan sampai di Kalimantan dengan melintasi pegunungan yang sekarang disebut pegunungan “Muller-Schwaner”. Suku Dayak merupakan penduduk Kalimantan yang sejati. Namun setelah orang-orang Melayu dari Sumatra dan Semenanjung Malaka datang, mereka makin lama makin mundur ke dalam.
Belum lagi kedatangan orang-orang Bugis, Makasar, dan Jawa pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Suku Dayak hidup terpencar-pencar di seluruh wilayah Kalimantan dalam rentang waktu yang lama, mereka harus menyebar menelusuri sungai-sungai hingga ke hilir dan kemudian mendiami pesisir pulau Kalimantan. Suku ini terdiri atas beberapa suku yang masing-masing memiliki sifat dan perilaku berbeda.
Suku Dayak pernah membangun sebuah kerajaan. Dalam tradisi lisan Dayak, sering disebut ”Nansarunai Usak Jawa”, yakni sebuah kerajaan Dayak Nansarunai yang hancur oleh Majapahit, yang diperkirakan terjadi antara tahun 1309-1389 (Fridolin Ukur,1971). Kejadian tersebut mengakibatkan suku Dayak terdesak dan terpencar, sebagian masuk daerah pedalaman. Arus besar berikutnya terjadi pada saat pengaruh Islam yang berasala dari kerajaan Demak bersama masuknya para pedagang Melayu (sekitar tahun 1608).
Sebagian besar suku Dayak memeluk Islam dan tidak lagi mengakui dirinya sebagai orang Dayak, tapi menyebut dirinya sebagai orang Melayu atau orang Banjar. Sedangkan orang Dayak yang menolak agama Islam kembali menyusuri sungai, masuk ke pedalaman di Kalimantan Tengah, bermukim di daerah-daerah Kayu Tangi, Amuntai, Margasari, Watang Amandit, Labuan Lawas dan Watang Balangan. Sebagain lagi terus terdesak masuk rimba. Orang Dayak pemeluk Islam kebanyakan berada di Kalimantan Selatan dan sebagian Kotawaringin, salah seorang Sultan Kesultanan Banjar yang terkenal adalah Lambung Mangkurat sebenarnya adalah seorang Dayak (Ma’anyan atau Ot Danum)
Tidak hanya dari nusantara, bangsa-bangsa lain juga berdatangan ke Kalimantan. Bangsa Tionghoa diperkirakan mulai datang ke Kalimantan pada masa Dinasti Ming tahun 1368-1643. Dari manuskrip berhuruf kanji disebutkan bahwa kota yang pertama di kunjungi adalah Banjarmasin. Tetapi masih belum jelas apakah bangsa Tionghoa datang pada era Bajarmasin (dibawah hegemoni Majapahit) atau di era Islam.
Kedatangan bangsa Tionghoa tidak mengakibatkan perpindahan penduduk Dayak dan tidak memiliki pengaruh langsung karena langsung karena mereka hanya berdagang, terutama dengan kerajaan Banjar di Banjarmasin. Mereka tidak langsung berniaga dengan orang Dayak. Peninggalan bangsa Tionghoa masih disimpan oleh sebagian suku Dayak seperti piring malawen, belanga (guci) dan peralatan keramik.
Sejak awal abad V bangsa Tionghoa telah sampai di Kalimantan. Pada abad XV Raja Yung Lo mengirim sebuah angkatan perang besar ke selatan (termasuk Nusantara) di bawah pimpinan Chang Ho, dan kembali ke Tiongkok pada tahun 1407, setelah sebelumnya singgah ke Jawa, Kalimantan, Malaka, Manila dan Solok. Pada tahun 1750, Sultan Mempawah menerima orang-orang Tionghoa (dari Brunei) yang sedang mencari emas. Orang-orang Tionghoa tersebut membawa juga barang dagangan diantaranya candu, sutera, barang pecah belah seperti piring, cangkir, mangkok dan guci (Sarwoto kertodipoero,1963)
Dibawah ini ada beberapa adat istiadat bagi suku dayak yang masih terpelihara hingga kini, dan dunia supranatural Suku Dayak pada zaman dahulu maupun zaman sekarang yang masih kuat sampai sekarang. Adat istiadat ini merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia, karena pada awal mulanya Suku Dayak berasal dari pedalaman Kalimantan.
  • Upacara Tiwah
Upacara Tiwah merupakan acara adat suku Dayak. Tiwah merupakan upacara yang dilaksanakan untuk pengantaran tulang orang yang sudah meninggal ke Sandung yang sudah di buat. Sandung adalah tempat yang semacam rumah kecil yang memang dibuat khusus untuk mereka yang sudah meninggal dunia.
Upacara Tiwah bagi Suku Dayak sangatlah sakral, pada acara Tiwah ini sebelum tulang-tulang orang yang sudah mati tersebut di antar dan diletakkan ke tempatnya (sandung), banyak sekali acara-acara ritual, tarian, suara gong maupun hiburan lain. Sampai akhirnya tulang-tulang tersebut di letakkan di tempatnya (Sandung).
  • Dunia Supranatural
Dunia Supranatural bagi Suku Dayak memang sudah sejak jaman dulu merupakan ciri khas kebudayaan Dayak. Karena supranatural ini pula orang luar negeri sana menyebut Dayak sebagai pemakan manusia ( kanibal ). Namun pada kenyataannya Suku Dayak adalah suku yang sangat cinta damai asal mereka tidak di ganggu dan ditindas semena-mena. Kekuatan supranatural Dayak Kalimantan banyak jenisnya, contohnya Manajah Antang. Manajah Antang merupakan cara suku Dayak untuk mencari petunjuk seperti mencari keberadaan musuh yang sulit di temukan dari arwah para leluhur dengan media burung Antang, dimanapun musuh yang di cari pasti akan ditemukan.
Mangkok merah. Mangkok merah merupakan media persatuan Suku Dayak. Mangkok merah beredar jika orang Dayak merasa kedaulatan mereka dalam bahaya besar. “Panglima” atau sering suku Dayak sebut Pangkalima biasanya mengeluarkan isyarat siaga atau perang berupa mangkok merah yang di edarkan dari kampung ke kampung secara cepat sekali. Dari penampilan sehari-hari banyak orang tidak tahu siapa panglima Dayak itu. Orangnya biasa-biasa saja, hanya saja ia mempunyai kekuatan supranatural yang luar biasa. Percaya atau tidak panglima itu mempunyai ilmu bisa terbang kebal dari apa saja seperti peluru, senjata tajam dan sebagainya.
Mangkok merah tidak sembarangan diedarkan. Sebelum diedarkan sang panglima harus membuat acara adat untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memulai perang. Dalam acara adat itu roh para leluhur akan merasuki dalam tubuh pangkalima lalu jika pangkalima tersebut ber “Tariu” ( memanggil roh leluhur untuk untuk meminta bantuan dan menyatakan perang ) maka orang-orang Dayak yang mendengarnya juga akan mempunyai kekuatan seperti panglimanya. Biasanya orang yang jiwanya labil bisa sakit atau gila bila mendengar tariu.
Orang-orang yang sudah dirasuki roh para leluhur akan menjadi manusia dan bukan. Sehingga biasanya darah, hati korban yang dibunuh akan dimakan. Jika tidak dalam suasana perang tidak pernah orang Dayak makan manusia. Kepala dipenggal, dikuliti dan di simpan untuk keperluan upacara adat. Meminum darah dan memakan hati itu, maka kekuatan magis akan bertambah. Makin banyak musuh dibunuh maka orang tersebut makin sakti.
Mangkok merah terbuat dari teras bambu (ada yang mengatakan terbuat dari tanah liat) yang didesain dalam bentuk bundar segera dibuat. Untuk menyertai mangkok ini disediakan juga perlengkapan lainnya seperti ubi jerangau merah (acorus calamus) yang melambangkan keberanian (ada yang mengatakan bisa diganti dengan beras kuning), bulu ayam merah untuk terbang, lampu obor dari bambu untuk suluh (ada yang mengatakan bisa diganti dengan sebatang korek api), daun rumbia (metroxylon sagus) untuk tempat berteduh dan tali simpul dari kulit kepuak sebagai lambang persatuan. Perlengkapan tadi dikemas dalam mangkok dari bambu itu dan dibungkus dengan kain merah.
Menurut cerita turun-temurun mangkok merah pertama beredar ketika perang melawan Jepang dulu. Lalu terjadi lagi ketika pengusiran orang Tionghoa dari daerah-daerah Dayak pada tahun 1967. pengusiran Dayak terhadap orang Tionghoa bukannya perang antar etnis tetapi lebih banyak muatan politisnya. Sebab saat itu Indonesia sedang konfrontasi dengan Malaysia.
Menurut kepercayaan Dayak, terutama yang dipedalaman Kalimantan yang disampaikan dari mulut ke mulut, dari nenek kepada bapak, dari bapak kepada anak, hingga saat ini yang tidak tertulis mengakibatkan menjadi lebih atau kurang dari yang sebenar-benarnya, bahwa asal-usul nenek moyang suku Dayak itu diturunkan dari langit yang ke tujuh ke dunia ini dengan “Palangka Bulau” ( Palangka artinya suci, bersih, merupakan ancak, sebagai tandu yang suci, gandar yang suci dari emas diturunkan dari langit, sering juga disebutkan “Ancak atau Kalangkang” ).

Berita Lainnya selain "Adat Istiadat Suku Dayak"

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (33 votes, average: 3.24 out of 5)
Loading ... Loading ...
Facebook comments: "Adat Istiadat Suku Dayak"

Selasa, 29 Maret 2011

Ghana Samakan Kedudukan di Detik-detik Akhir

Ghana Samakan Kedudukan di Detik-detik Akhir
Headline
Photo by Adrian Dennis/AFP/Getty Images
Oleh: Arie Nugroho
Bola - Rabu, 30 Maret 2011 | 03:57 WIB
INILAH.COM, London - Ghana sukses menyamakan kedudukan dua menit sebelum pertandingan berakhir. Gol penyeimbang Ghana dicetak oleh Assamoah Gyan.
Gol Gyan tersebut dihasilkan lewat sebuah proses yang cantik. Dia sukses mengecoh lima pemain bertahan Inggris sebelum akhirnya melepaskan tendangan keras ke pojok kanan gawang yang tak mampu diselamatkan kipper Inggris Joe Hart.
Skor berubah menjadi 1-1

narkoba

narkoba

Narkoba, Padi Tetap Pakai Yoyo Sebagai Drummer
Narkoba, Padi Tetap Pakai Yoyo Sebagai Drummer
Oleh: Supriyanto
Artis - Senin, 28 Februari 2011 | 21:10 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Grup band Padi tetap pertahankan Yoyo sebagai drummer meski tersandung masalah hukum akibat memakai narkoba.
Meski penabuh drum, Yoyo tertangkap oleh pihak Satnarkoba Mabes Polri karena kedapatan positif mengkonsumsi narkoba, group band Padi tetap menyatakan solid dan mendukung Yoyo. Hal itu diungkapkan semua personil Padi saat menggelar konprensi pers di kantor Emotion.
"Dengan ini kami menyatakan keprihatinan yang mendalam, sebagai teman saudara, sudah sepantasnya kami membantu, tapi walaupun berat menghadapi masalah ini kami sebagai band harus tetap solid dan mendukung Yoyo. Kami berharap yang terbaik buat saudara kami Yoyo," ujar Rindra basis Padi yang mewakili Padi di Studio Emotion, Jalan Blora, Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Senin (28/2).
Beberapa waktu lalu Piyu pernah menyinggung, jika ada salah satu personil Padi ketahuan menggunakan narkoba maka akan di keluarkan dari group Padi. Namun, kenyataannya, sekarang pria berkepala plontos itu masih dipertahankan oleh Padi.
“Walaupun berat sebagai band, kami (Padi, red) harus tetap solid namun demikian sebagai warga negara kami menghargai hukum,” terang Piyu.
Sebagaimana diketahui, Yoyo ditangkap polisi karena memakai dan memiliki narkoba jenis sabu 0,2gram. Yoyo ditangkap Sabtu, 26 Februari 2011 dini hari di apartemennya di kawasan Karet Sudirman, Jakarta Selatan. [aji]

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama  |   Editor: Widya Buana
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Lekukan Tubuh Sedot Perhatian di Karpet Merah Senin, 28 Februari 2011 | 19:17 WIB
Reuters
Cameron Diaz
HOLLYWOOD, KOMPAS.com — Tak satu pun dari kedua bintang ini, Cameron Diaz serta Taylor Swift, yang memburu Oscar. Namun, kehadiran keduanya cukup menyedot perhatian sejumlah pihak yang hadir dalam malam penganugerahan penghargaan Academy Awards di Kodak Theatre, Los Angeles.
Cameron hadir di atas bentangan karpet merah Academy Awards dengan mengenakan stelan mini yang mempertontonkan kaki dan bahunya yang seksi. Sorotan mata tertuju pada aktris berusia 38 tahun yang mengenakan stelan monokrom lengkap dengan sepatu hak berwarna hitam itu bersama dengan sang kekasih yang tak lain adalah pemain bisbol, Alexander Rodriguez (35).
Sementara Taylor tampil elegan dengan stelan keemasan yang memperlihatkan keindahan punggung dan pundaknya. Bintang country berusia 21 tahun ini hadir dengan gaya rambut tahun 1940-an dengan bibir merona tersapu kilatan warna lipstik berwarna merah.
Aktris lainnya yang tampak menawan di atas bentangan karpet merah penganugerahan Oscar adalah Gwyneth Paltrow. Paltrow tampil dengan gaun berwarna keemasan yang menyingkap salah satu bahunya.
Tak lepas dari incaran sejumlah majalah fashion serta kalangan publik adalah kehadiran pertama Justin Bieber di muka umum dengan bergandengan tangan bersama kekasihnya, Selena Gomez, yang mengenakan gaun berwarna merah darah karya desainer Dolce and Gabbana.
Madonna juga tampil berani dalam malam penganugerahan Oscar dengan ditemani putrinya, Lourdes, yang berusia 14 tahun. Madonna terlihat berbeda dari pengunjung lainnya dengan gaun yang mempertontonkan lekukan tubuhnya mulai selepas pinggang hingga paha kaki seakan tersingkap karena ia lupa mengenakan rok.

anang syahrini

Pisah dari Anang, Syahrini Buka Diri Cari Pasangan
Tribunnews.com - Minggu, 27 Februari 2011 15:55 WIB
Share on Facebook Share on Twitter  Print Berita Ini   + Text 
Pisah dari Anang, Syahrini Buka Diri Cari Pasangan
SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
Anang dan Syahrini di di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (12/10/2010)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Mantan pasangan Anang Hermansyah, Syahrini yakin kalau dirinya bisa terus berkari tanpa perlu memakai pasangan bernyanyi. Syahrini pun merasa terbuka untuk berpasangan dengan siapa saja.

" Mau kerjasama sama siapapun nanti juga kalian tahu, kan kalian pintar cari informasi, sampai bingung harus nutupinnya bagaimana. Sekarang begini, pokoknya kapasitasku hanya bekerja, kerkarya dan berkarier. Untuk urusan asmara, duet mesra atau kerjasama dengan penyanyi siapa entarlah, mendingan kerjalah sekarang prioritasku,"ujar Syahrini, beberapa waktu lalu.

Syahrini yang kini terkesan sibuk dengan album solonya, membantah trauma dengan pasangan duetnya yang kemarin. " Bukan begitu, sekarang ini aku nggak mau main-main dalam mengurus karier aku dalam bermusik. Tanpa rekan duet atau ada rekan duet, aku yakin bisa menjalani semua ini walau tampil solo,"tukas Syahrini

Rencananya Syahrini akan membuat album yang bisa diingat oleh orang sampai kapanpun. Syahrini akan meluncurkan albumnya tersebut pada bulan Maret. " Aku mau buat album yang melegenda dan dikenal sepanjang masa. Bukan hanya dikenal sekarang tapi juga selamanya, kalau perlu lagu-laguku everlasting semua. Semakin diingat orang kan jadi semakin bagus,"jelas Syahrini.

luna maya

luna maya

Luna Maya: Film Hollywood Menjadi Inspirasi Rabu, 23 Februari 2011 | 10:05 WIB
KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI
Artis, Luna Maya, saat jumpa pers terkait perkembangan sidang Nazriel Irham alias Ariel di kantor OC Kaligis, Jakarta, Rabu (8/12/2010). Jumpa pers ini untuk menjelaskan pandangan pengacara terkait dakwaan kepada Ariel yang dinilai kabur karena Ariel didakwa membantu terhadap tindak pidana yang dilakukan Reza Rizaldy dan Anggit Gagah Pratama.
JAKARTA, KOMPAS.com - Ancaman distributor film-film Hollywood yang tidak akan menyebarkan filmnya ke bioskop di seluruh Indonesia ditentang oleh presenter dan pemain film Luna Maya.
Sebagai pencinta dan penikmat film, Luna tetap ingin menikmati film Hollywood. "Bagaimanapun film-film Hollywood itu jadi inspirasi buat para pembuat film di sini, termasuk saya," kata Luna seusai menjadi bintang tamu di episode ke-1.000 program musik Dahsyat di Studio 1 RCTI, Kebonjeruk, Jakarta Barat, Selasa (22/2/2011).
Atas penerapan pajak tinggi terhadap film-film Hollywood, Luna mengaku sedih. "Saya enggak setuju kalau film Hollywood dikenai pajak tinggi," kata kekasih vokalis band Nazriel Irham alias Ariel ini.
Luna berharap, penerapan pajak tinggi untuk film-film produksi Amerika Serikat tersebut dikaji ulang, lebih tepatnya dibatalkan, supaya bioskop-bioskop tidak kehilangan penonton. "Harusnya pajak film enggak seperti itu," kata bintang film Ratu Kosmopolitan, Cinta Silver, dan 30 Hari Mencari Cinta ini.
Sebaiknya, kata Luna, pajak untuk film-film Hollywood dam film luar negeri lainnya disamakan dengan pajak untuk film lokal. "Sudahlah, seperti semula aja lagi," ujarnya.
Luna mengaku sering datang ke bioskop saat punya waktu luang. Sudah sejak lama dia menjadi penikmat film.
Dikatakan Luna, banyak film baru garapan Hollywood yang belum dia tonton. "Aku lagi nunggu film Black Swan diputar di bioskop nih. Filmnya bagus," kata mantan presenter Dahsyat ini.
Jika saja distributor film Amerika tetap tidak mau menyebarkan filmnya di Indonesia, Luna akan berburu DVD film terbaru Hollywood. Daripada menonton akting aktor dam aktris temama Hollywood di bioskop Iuar negeri, Luna lebih senang hunting DVD di Jakarta.
"Tentunya DVD asli ya, bukan yang bajakan," ujarnya sambil tersenyum. (kin)

Zac Efron Kencani Teresa Palmer?

Zac Efron Kencani Teresa Palmer?

Zac Efron Kencani Teresa Palmer?
Showbiz News Mon, 07 Feb 2011 10:44:00 WIB Zac Efron, bintang High School Musical yang putus dari Vannesa Hudgens pada Desember lalu kini diam-diam dikabarkan kalau dirinya telah mendapatkan pengganti Vannesa Hudgens di hatinya. Siapakah dia?

Sebagaimana informasi yang dikutip dari Showbizspy, Senin (7/2), aktor berusia 23 tahun yang sekaligus mantan kekasih Vannesa Hudgens, Zac Efron baru-baru ini dikabarkan kalau dirinya kepergok sedang bermesraan dengan seorang aktris asal Australia, Teresa Palmer.

Kedua selebritis yang digosipkan sudah menjalin hubungan asmara itu sempat terlihat berduaan dan bermesra di sebuah acara peluncuran film terbaru Teresa, Take Me Home Tonight di LA Pink Taco beberapa waktu lalu.

“Mereka minum dan ngobrol bersama di acara itu sebelum akhirnya mereka berpisah pada jam 10 malam,” kata sebuah sumber.

Tak hanya itu, bahkan Zac dan Teresa juga sempat kepergok sedang berduaan pergi ke klub malam Voyeur di Hollywood Barat.

“Mereka tiba di Voyeur setelah tengah malam,” kata sumber lain.

“Mereka berada di meja VIP. Mereka menari, berdiri di meja dan menari lagi. Mereka berfoto bersama sambil memegang gelas minuman,” jelas sumber itu.

Selain itu, seorang saksi mata lain juga mengatakan kalau Zac dan Teresa terlihat sangat dekat dan mesra. Bahkan Zac sesekali kepergok memegang pantat Teresa sambil menari dan menikmati musik. Yang jelas, sampai mereka pulang bersama-sama dari klub malam itu, keduanya terlihat sangat dekat dan mesra.

Jadi wajar saja jika kemudian media menyimpulkan kalau mantan kekasih Vannesa Hudgens, Zac Efron dan Teresa Palmer telah menjalin hubungan asmara.

Tapi sayangnya, sampai saat ini belum ada konfirmasi langsung dari keduanya mengenai hal itu. Jadi belum jelas juga, apakah kabar ini hanya sekadar gosip belaka ataukah memang benar mereka telah berpacaran. (sukma-showbizspy)
Sumber: CBN